KOTI MAHATIDANA - KALTIM
Beranda
PEMBENTUKAN KOMPI II KOTI MAHATIDANA
WILAYAH SAMARINDA UTARA
.jpg)
Keinginan berbagai komponen masyarakat untuk ikut bergabung dalam Komando Inti Mahatidana segera terjawab dengan dibentuknya dua kompi sekaligus yaitu KOMPI I Sambutan dengan Komandan Kompi nya adalah Sdr. Rachmadi dan KOMPI II Sungai Siring dengan Komandan Kompinya adalah Sdr. Antonius Ginting. Untuk masing-masing KOMPI beranggotakan 130 orang yang terbagi dalam formasi 3 PLETON serta masing-masing PLETON beranggotakan 3 REGU. POSKO untuk kedua KOMPI tersebut telah pula didirikan, Pendirian POSKO tersebut diprakarsai oleh KOMPI itu sendiri dengan menggunakan dana kas KOMPI. Khusus untuk KOMPI II telah mulai melakukan pelatihan baris berbaris (PBB) yang dibimbing langsung oleh Komandan KOMPI II yang nota bene adalah mantan Komandan Resimen Mahasiswa terbaik se-Kalimantan Timur, yakni Sdr. Antonius Ginting. Dengan pendidikan dasar yang diberikan dan latihan rutin terus menerus diharapkan KOMPI II Sungai Siring Samarinda Utara mampu menciptakan insan-insan yang terampil, berdedikasi dan mempunyai disiplin yang dapat diandalkan sebagai benteng pelindung PANCASILA, serta berguna dan dapat mengambil peran ditengah-tengah masyarakat. Dalam beberapa kesempatan telah pula dicoba untuk ikut berperan dalam even-even pengamanan di Pemerintahan Kota, sebagai contoh dalam Apel Siaga Persiapan OPERASI LILIN, tidak kurang dari 30 personil KOMPI II Sungai Siring serta 30 Personel dari KOMPI II Sambutan bersama dengan 30 Personel PLETON INTI KOTI MAHATIDANA bergabung berpartisipasi aktif dalam apel yang dikomandoi langsung oleh Walikota Samarinda yaitu Bpk. H. Ahmad Amin, S.H. Sebagaimana disampaikan Komandan KOMPI II, "Pembinaan pasukan KOMPI II tidak boleh berhenti, harus terus dilakukan karena KOTI MAHATIDANA adalah lembaga pengkaderan tertinggi dalam tubuh PEMUDA PANCASILA, masa depan kita ada di bahu KOTI MAHATIDANA". "KOMANDO INTI (KOTI) MAHATIDANA sebagai salah satu lembaga PEMUDA PANCASILA sebagai pemersatu bangsa, mempertahankan NKRI, mentolerir perbedaan golongan, suku, ras dan agama dan menghalau pandangan ekstreem kiri maupun kanan guna mempertahankan keutuhan bangsa, untuk itu PANCASILA tidak boleh mati harus terus hidup disetiap sanubari anak bangsa,....."........"PANCASILA ABADI ..!!!! (by Eros)
|